Cara Meningkatkan Traffic Blog melalui Search Engine

Cara Meningkatkan Traffic Blog melalui Search Engine - Ada beberapa teknik SEO favorit aku  yang hanya membutuhkan saat 1 jam per hari akan tetapi bisa langsung mempertinggi traffic dan peringkat di search engine. Dan kali ini saya akan mengajarkan tekniknya buat Meningkatkan Traffic Blog menurut Search Engine

Ketika anda telah mengaplikasikan teknik-teknik mudah ini, dijamin, anda tidak akan lagi balik  ke teknik-teknik usang yg kadaluarsa & buang-buang saat. Beberapa dari anda pasti sekarang berpikir, wah niscaya teknik black hat nih…bahaya. Jangan khawatir Kali ini Cara Meningkatkan Traffic Blog melalui Search Engine adalah teknik white hat SEO yang 100% kondusif akan tetapi sangat ampuh.

Bahkan buat anda yg nir percaya, aku  akan lampirkan beberapa output penelitian & studi masalah yg telah dilakukan sang praktisi SEO global. Ada baiknya anda tahu dasar-dasarnya terlebih dahulu karena artikel ini memakai beberapa kata SEO. Baca panduan belajar SEO buat pemula. Untuk pengguna blogspot, pastikan juga SEO website anda telah maksimum. Tanpa panjang lebar, yuk kita pribadi mulai.

Teknik #1 – Ubah teks di website orang lain jadi backlink

Saya rasa seluruh praktisi SEO sekarang ini sepakat bahwa backlink merupakan galat satu faktor terbesar yang mensugesti peringkat kita. Masalahnya ini:
Beberapa jenis backlink misalnya komentar blog, social bookmark, guest book, direktori, & sejenisnya nir lagi menaruh imbas yang besar . Lantaran itu perhatikan pernyataan berikut.

“Backlink terbaik dan yang seharusnya anda bangun merupakan yg berasal dari website yang memiliki reputasi mengagumkan, masih aktif, & atas ijin berdasarkan pemiliknya”.
Jadi, kitalah yg wajib  minta. Tapi memangnya terdapat pemilik blog yg mau memberi backlink buat kita? Ada. Tanpa sadar, sebenarnya ada blogger lain yg sudah “siap” memberikan kita backlink dalam konten mereka. Hanya saja belum dalam bentuk link. Contohnya keliru satu blogger ini:
Text jadi Link

Awalnya link tersebut hanya berupa teks, tapi kemudian pemiliknya saya hubungi dan minta untuk ubah jadi link yang bisa di-klik.
Teknik ini berkali-kali lipat lebih efektif daripada sekedar meminta pada sembarang orang.
Ini cara mencarinya:
Pertama, buka Google dan lakukan pencarian dengan kata kunci “namawebsite” -site:namawebsite.com.
Akan muncul daftar website yang menyebutkan nama website anda dengan tidak memunculkan alamat website anda sendiri.
Selanjutnya telusuri hingga halaman-halaman berikutnya.
Kadang di halaman 10 ke atas pun masih bisa anda temukan website seperti contoh di atas.
Supaya lebih praktis, masukkan kata kunci tadi ke Google Alerts supaya hasilnya langsung dikirimkan via email setiap kali muncul yang baru.

Teknik #2 – Perpanjang artikel menjadi 2500 kata

Dulu, di awal terjun di dunia blogging saya terpengaruh ucapan orang yang bilang kalau artikel 300 atau 500 kata saja sudah bagus.
Tapi ternyata mereka (dan saya) salah.
Jumlah kata tadi memang sudah cukup kalau website kita menyediakan konten berita atau konten lain yang non artikel. Untuk konten artikel, masih sangat-sangat kurang.
serpIQ melakukan penelitian untuk mengetahui panjang rata-rata artikel yang muncul di halaman pertama Google.
Berikut ini hasilnya:
Rata-Rata Panjang Artikel
Rata-rata artikel yang muncul di peringkat 1-3 adalah 2500 kata.
Logikanya begini,
Artikel yang panjang biasanya informasinya banyak. Semakin banyak informasinya, maka pembaca makin puas.
Artikel yang membuat pembacanya puas akan mendapatkan lebih banyak share dan tentunya backlink.
Tapi sebenarnya 2500 kata ini sudah digabung dengan teks-teks lain selain artikel, misalnya teks di header, sidebar, bahkan di komentar.
Oleh karena itu artikel sepanjang 1500 kata juga sudah cukup bagus.
Meskipun demikian, tetap melelahkan juga terutama kalau anda punya banyak artikel di website. Untuk mengakali ini, anda bisa mengedit artikel-artikel yang terpopuler saja dan abaikan yang tidak terlalu populer.
Perhatikan juga cara anda memanjangkan artikel.
Artikel yang bagus memang biasanya panjang dan mendalam. Tapi tidak semua artikel yang panjang itu bagus.
Kadang ada juga orang yang dengan sengaja menambahkan kata-kata sekedar basa-basi untuk mencapai jumlah kata tertentu. Jangan lakukan ini.
Cara memanjangkan artikel yang benar adalah dengan menambah bobotnya.
Misalnya anda punya artikel “5 teknik SEO untuk blog”. Daripada menambahkan kalimat-kalimat di setiap poinnya, lebih baik tambahkan dari 5 teknik menjadi 10.
Dengan demikian jumlah kata di artikel tersebut juga mestinya bertambah hampir 2 kali lipat.

Teknik #3 – Ubah judul konten supaya mengundang klik

Pada Juli 2014 lalu, Rand Fishkin dari Moz melakukan berbagai percobaan terkait SEO. Salah satunya adalah volume klik dari hasil pencarian dalam kata kunci tertentu.
Kesimpulan dari penelitian tadi cukup menarik.
Sebuah website yang mendapat banyak klik dari hasil pencarian, peringkatnya naik dari nomor 10 ke nomor 1.
Dalam 2 setengah jam!
Artinya, kalau persentase klik ke website anda lebih tinggi daripada ke website lain maka peringkat website anda akan naik melebihi mereka.
Jadi kalau kita bisa melakukan rekayasa terhadap website kita di hasil pencarian supaya orang-orang lebih tertarik untuk melakukan klik, maka kita bisa dengan segera meningkatkan rangkingnya.
Untuk itu mari kita lihat tampilan website di hasil pencarian Google.
evotemplates
Apa yang kira-kira membuat seseorang memilih salah satu website dari sembilan yang lain?
Judulnya.
Karena merupakan yang ukurannya paling besar dan paling menarik perhatian. Maka kalau kita optimasi akan sangat menentukan
Meskipun tidak drastis seperti penelitian dari Rand, tapi peringkat anda juga akan naik apabila judulnya dioptimasi.
Beberapa tips untuk mengoptimasi judul:
  1. Buat sedetail mungkin
  2. Jelaskan manfaat yang didapatkan setelah membaca artikel
  3. Gunakan angka
  4. Gunakan kalimat tanya
Tidak keempatnya harus anda gunakan.

Teknik #4 – Tambahkan LSI untuk meningkatkan relevansi dan variasi keyword

Sudah pernah dengar LSI, Latent Semantic Indexing?
Semua search engine modern memanfaatkan sistem LSI untuk bisa memahami arti dari suatu kata dalam artikel. Caranya dengan membaca kata-kata yang mengelilinginya.
Kita juga bisa memanfaatkan sistem LSI ini dalam 2 hal:
  • Meningkatkan relevansi artikel terhadap kata kunci. Semakin relevan maka peringkat akan semakin baik.
  • Menambah kemungkinan artikel untuk ter-rangking dalam kata kunci LSI lain.
Tempat termudah untuk menemukan keyword LSI adalah di hasil pencarian Google sendiri.
Seperti gambar berikut:
LSI keyword
Selain di hasil pencarian, anda juga bisa menemukan yang lainnya di Google Keyword Planner.
Langkah selanjutnya, edit artikel anda dan tambahkan kata-kata yang dicetak tebal.
Tempatkan di bagian awal artikel, di tengah, di akhir, atau dimanapun yang masuk akal.
Tapi ingat, musuh utama dari pembuat konten dalam SEO adalah optimasi yang berlebihan. Jadi jangan lakukan pengulangan kata berkali-kali dalam artikel anda.
Yang lebih penting lagi, pastikan setiap kalimatnya terbaca secara alami dan tidak dibuat-buat hanya untuk menampung keyword.

Teknik #5 – Buat aset yang bisa mengundang backlink untuk konten

Teknik nomor 5 ini luar biasa, karena itu saya sangat-sangat menyarankan anda untuk mempunyai aset di setiap konten yang sudah dan akan anda buat kedepannya.
Tapi sebelum membahas aset, ada yang perlu anda ketahui dulu.
Di teknik nomor 1 tadi saya membahas beberapa jenis backlink yang manfaatnya hampir tidak berguna lagi, dan yang sebaliknya.
Backlink terbaik didapatkan dari website lain… atas kemauan mereka sendiri.
Tapi apa yang membuat mereka mau memberikan backlink untuk anda?
Ada 2 alasan seseorang memberikan backlink:
  1. Anda punya konten unggulan yang luar biasa
  2. Anda punya aset dalam konten
Dari tadi saya bicara aset, apa sih aset itu?
Praktisi SEO internasional sering biasanya menyebutkan linkable assets, artinya aset yang bisa membuat website kita diberikan backlink.
Aset bisa berupa:
  1. PDF (ebook, checklist, workbook)
  2. Foto original yang menarik
  3. Grafik, tabel, dan visualisasi data lainnya
  4. Infografis
  5. Video, audio
  6. Badge
  7. Template
Mari bandingkan 2 artikel berikut.
Artikel A hanya berisi huruf dan kata tanpa aset.
Artikel B punya visualisasi data berupa grafik yang bisa dijadikan sebagai bahan rujukan untuk artikel-artikel milik orang lain.
Kira-kira mana yang akan mendapatkan backlink?
Yap.. artikel B.
Sekarang beberapa dari anda pasti berpikir, “susah amat sih mesti bikin aset?”. Jangan khawatir, membuat aset hanya memakan waktu dalam hitungan menit.
Grafik misalnya, bisa dibuat dengan mudah menggunakan Microsoft Excel atau Google Sheets.
Data yang anda butuhkan untuk grafik bisa didapatkan dari pencarian Google atau buat survey online sendiri menggunakan PollDaddy.
Yang lebih mudah lagi, PDF.
Copy semua teks dalam artikel terbaik di website anda, kemudian paste ke Google Docs. Lalu ikuti gambar berikut untuk download versi PDF-nya.
Terakhir, sajikan PDF ini di website anda.
Inilah cara membuat aset dalam kurang dari 3 menit.

Teknik #6 – Dapatkan traffic dan link ekstra dari situs komunitas

SEO dulu dan sekarang berbeda.
Dulu prosesnya begini:
Kita membuat website > melakukan optimasi SEO > mendapatkan peringkat bagus > barulah mendapatkan banyak pengunjung.
Sedangkan sekarang:
Kita membuat website > membuat konten unggulan > melakukan sosialisasi ke situs komunitas > mendapatkan banyak pengunjung > barulah peringkat di Google bagus dan pengunjung makin banyak.
Jadi kita yang harus keluar untuk memperkenalkan diri ke komunitas.
Mmemang masih bisa membuat website yang sukses tanpa sosialisasi, tapi prosesnya akan jadi sangat lama.
Setahun, dua tahun, bahkan lebih.
Padahal sebuah website baru dalam satu bulan pun sekarang sudah bisa jadi populer.
“Tapi mas…”, kata sebagian dari pembaca, “…saya tiap hari sudah spam ke Twitter dan Facebook, kok belum juga rame ya?”.

Serius, beberapa orang pernah tanya pertanyaan tadi ke saya.
Dengan teknik apapun, yang namanya spam itu pasti akibatnya tidak bagus.
Kalau anda mengelola sebuah komunitas lalu ada yang setiap hari posting link-link yang tidak nyambung dengan topik utama, apa yang anda lakukan? Apa yang akan orang-orang lakukan?
Marah-marah, lalu delete.
Hal yang sama akan terjadi kepada anda juga.
Ini langkah-langkah yang benar:
Pertama, cari situs yang tepat.
Anda bisa mencari situs forum dari Google dengan kata kunci: “topik” + forum. Atau bisa juga cari grup di Facebook dengan topik tertentu.
Jangan buang waktu di situs yang tidak berhubungan.
Kedua, setiap kali ada yang mengajukan pertanyaan usahakan untuk menjawab secara lengkap dan ramah. Harus ramah.
Lakukan ini selama 3 hari sampai 1 minggu, sebagian besar anggota komunitas akan mengenal anda.
Setelah itu barulah anda boleh posting link menuju website anda. Tapi ingat, kontennya harus berkualitas dan berhubungan dengan topik komunitas.
Dengan pendekatan yang tepat, anda tidak akan dibenci lagi setiap kali menaruh link.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel